aku tidak tahu harus menyalahkan siapa. dan aku tidak akan menyalahkan siapa-siapa.
kenyataannya aku yang disudutkan dan dipersalahkan. jika sesuatu terjadi semua tuduhan tertuju padaku.
pernah suatu hari aku harus mendengar kata yang tk seharusnya aku dengar. dan rasanya waktu itu bumi tak ingin berpihak padaku juga. kata penyesalan akan kelahiran dan berbagai macam penyesalan yang terllntar dari mulutnya ( tak perlu disebut itu siapa).
sampai aku akhirnya meminta agar pacarku segera menikahiku, hanya karena aku tidak merasa nyaman dengan keadaan rumah ini.
tapi kutepis lagi keinginan itu. aku akan lebih merindukan mereka jika aku harus memutuskan meninggalkan mereka.
tapi aku tihan tahan jika harus disalahkan terus menerus setiap saat.
disaat-saat seperti itu aku menganggp orang yang peduli padaku hanya pacarku, tapi salahkah aku jika bersandar padanya?
yang sebenarnya aku rindu kenyamanan dari kalian. tapi kalian menghilangkannya dengan ketidak adilan yang kalian berikan padaku membuatku ingin pergi sejauh mungkin.
salahkah aku mencari kedamaianku?
salahkah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar